Senin, 23 November 2015

Tersangka Kasus "Mobili Crane" Pelindo II Mulai Diperiksa Bareskrim


Jakarta Lingkarjatimnews - Direktur Teknik PT Pelindo II Ferialdi Noerlan (FN) yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan 10 unit mobile crane PT Pelindo II, Tanjung Priok, Jakarta Utara akhirnya diperiksa juga.

"Hari ini kita memeriksa FN dalam kapasitasnya sebagai tersangka," kata Wadir Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Kombes Pol Agung Setya di Jakarta, Senin (23/11).

Namun, Agung tak menjawab saat ditanya apakah pemeriksaan ini akan diikuti dengan penahanan mengingat ancaman pidana yang menjerat FN di atas lima tahun.

"Ini masih kita periksa. Tunggu saja. Sebagai tersangka yang dapat memperberat atau meringankan adalah dirinya sendiri," tambah Agung.

Menurutnya, sikap menyembunyikan fakta dan berbelit-belit ujungnya juga akan merugikan FN secara pribadi atau bahkan pihak lain.

Direktur Utama Pelindo II RJ Lino juga terseret dalam kasus ini. Dia sementara ini telah dua kali diperiksa sebagai saksi dan akan kembali diperiksa.

Bareskrim sebelumnya telah menyatakan Lino patut diduga masuk sebagai pelaku dalam anatomi kejahatan korupsi di Pelindo II.

Namun, belum jelas apakah Lino diduga ikut sebagai penyertaan dan bersama-sama dengan FN ataukah berdiri sendiri dengan kejahatan yang baru.

Dalam kasus ini Direktorat Tipideksus telah menggeledah kantor Pelindo II di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat 28 Agustus 2015.imbuhnya..

Jumat, 20 November 2015

Warga Gadel Surabaya Ancam Boikot Pilkada 2015


Surabaya(lingkarjatimnews)-Kecewa dengan sikap Panwascam Tandes yang memberikan sangsi kepada ketua PPS RW 06 Gadel Kelurahan Karang Poh Surabaya, 49 orang PPS dari 7 TPS akan mengundurkan diri bahkan warga RW 06 Gadel juga mengancam akan memboikot pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang.

 –Permasalahan ini dipicu oleh kegiatan sedekah bumi yang digelar oleh warga RW 06 Gadel pada beberapa waktu yang lalu, dimana ketua PPS 7 Suyono menjadi panitia pelaksana sekaligus menjadi pembawa acara. Pada acara tersebut, hadir paslon nomer satu Rasiyo yang konon tidak masuk dalam daftar undangan.

Sebagai pembawa acara, Suyono memperkenalkan Rasiyo sebagai calon Walikota Surabaya, namun dianggap membatasi ruang gerak Rasiyo, bahkan Suyono menolak permintaan tim pemenangan yang menginginkan Rasiyo naik ke atas panggung untuk memberikan sambutan.

Atas kejadian ini, Panwascam akhirnya memanggil Suyono untuk dimintai keterangan. Dinilai tidak bisa menjelaskan letak kesalahannya, sehingga Suyono mendapatkan sangsi dari Panwaslu Kota Surabaya.

Sementara menurut warga, kegiatan sedekah bumi merupakan hajat yang digelar turun menurun, namun mereka tidak menampik jika mendapatkan sumbangan dana dari salah satu anggota DPRD Surabaya asal Demokrat yakni M Mahmud.

“Dana yang diberikan M Mahmud bersifat pribadi, jadi tidak ada kaitannya dengan kampanye..atau lain sebagainya..imbuhnya..(tpan.)

Nyabu, Anggota DPRD Fraksi PKB Pasuruan Dipecat Tidak Hormat


Surabaya(lingkarjatimnews)-Ditandatangani langsung Hasani (Ketua) dan Ismail Marzuki (Sekretaris) dan dikirimkan ke DPRD, serta induk partai di DPW dan DPP PKB, anggota Komisi I DPRD Kota Pasuruan dari Fraksi PKB Indra Iskandar resmi dipecat dari partainya, karena terbukti mengkonsumsi sabu bersama dua PSK, di hotel Summerset Surabaya.
 Dikatakan oleh Sekretaris DPC PKB Kota Pasuruan Ismail Marzuki, bahwa surat pencabutan keanggotaan dan pemecatan Indra Iskandar dari PKB sudah diajukan.

"Kami sudah mengajukan pencabutan keanggotaan ke DPP PKB. Surat pemecatan juga segera dikirimkan ke DPRD Kota Pasuruan," katanya, Jumat (20/11/2015).

Tidak hanya itu, Ismail Marzuki juga menyatakan bahwa surat tersebut sudah bisa dijadikan bahan bagi Badan Kehormatan (BK) untuk melakukan pemecatan secara tidak hormat kepada Indra Iskandar.

Masih Ismail, Pemecatan secara tidak hormat ini merupakan bentuk hukuman atas pelanggaran berat yang dilakukan seorang anggota dewan. Karena setiap tindakan pribadi, tidak bisa dipisahkan dengan jabatan wakil rakyat yang disandangnya.

"Dia sudah mencoreng nama baik lembaga partai ataupun lembaga DPRD. yg seharus di jaga dengan hormat..malah di cemarkan dengan perilaku yg buruk..dan tdk bermoral..imbuhnya..tpan..

Aksi Baksos Pengobatan Gratis Rasiyo Sisakan Hutang

Surabaya(lingkarjatimnews)-koordinasinya seperti apa, namun kenyataannya, acara bakti sosial berupa pengobatan gratis yang digelar beberapa hari yang lalu oleh Rasiyo di Jl Dukuh Pakis Baru II no 110 Surabaya justru menyisakan masalah, yakni sisa pembayarannya (pelunasan) yang tak kunjung diselesaikan sehingga seluruh anggota tim medis yang terlibat mengaku kecewa.
      Data yang diperoleh Suarapubliknews.net, total biaya tunggakan acara baksos pengobatan gratis yang di gelar Rasiyo di Jl Dukuh Pakis Baru II no 110 Surabaya senilai RP 11.550.000,- dengan rincian sebagai berikut: Fee 2 Dokter Rp 2.000.000,’, fee 4 paramedis Rp 2.000.000,-, fee 16 pembantu paramedic Rp 4.800.000,-, kekurangan MC dan electon Rp 750.000,-

“Sebenarnya kami tidak ingin rame, bahkan kami sudah berusaha untuk menanyakan langsung ke Bu Rasiyo soal kekuarangan ini, bahkan kami sempat dijanjikan untuk ketemu dirumahnya, tetapi setelah kami sampai, malah beliaunya pergi, lantas kami harus bagaimana, ini kan untuk kebaikan beliau juga, karena kami sudah bekerja secara all out,” ucap salah satu tim medis yang mewanti-wanti agar namanya tidak di mediakan. (27/10/2015)

Masih sumber, Kami sudah menjalankan tugas sesuai proposal yang telah di revisi, bahkan target massa sejumlah 500 orang juga kami penuhi, imbunya..(topan)..

Faktor Kecelakaan 2 KRL yang Tubrukan di Juanda Murni Human Error

 PT KAI: Faktor Kecelakaan 2 KRL yang Tubrukan di Juanda Murni Human Error
Lingkar Jatim News - Hasil penyelidikan internal PT KAI menyebutkan KRL yang menubruk KRL lainnya adalah asisten masinis. Penyebab kecelakaan 2 KRL yang bertubrukan di Stasiun Juanda murni kesalahan asisten masinis tersebut.

"Di sini jelas dari hasil penyelidikan yang kami lakukan, kesalahan ada pada kru. Karena sistem persinyalan normal. Yang terjadi yakni pelanggaran aspek merah atau melanggar sinyal. Murni human error. Tidak karena peralatan apapun," kata Direktur Keselamatan PT KAI Chandra Purnama dalam jumpa pers di kantor PT KAI, Jl Ir Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2015).

Direktur PT KAI Edhi Sukworo menyatakan bahwa yang mengemudikan kereta yang menubruk itu adalah asisten masinis. Atas kelalaiannya, sanksi tegas akan dilakukan namun menunggu hasil penyelidikan internal dari PT KAI.

"Sanksinya mulai dari administrasi hingga pemecatan. Namun kami masih menunggu sekarang," sambungnya.

Kondisi asisten masinis tersebut dalam keadaan sadar dan tidak mengantuk. Karena itu, kecelakaan ini disebut murni kelalaian pembacaan sinyal.

"Kondisinya sehat, tidak mengantuk. Waktu kerjanya juga belum melampaui 8 jam," pungkasnya.
(mnb/faj)
Tragedi Mina 2015, Terburuk dalam 25 Tahun Terakhir

Siapa Sebenarnya Sosok Kajari Surabaya?

Surabaya.(lingkar jatimnews) - Menjadi seorang jaksa bukan cita-citanya. Bahkan, ia mengakui tak pernah terlintas dalam benaknya, ia bakal menjadi seorang jaksa. Profesi wartawan adalah obsesinya sejak kecil. Karni Ilyas, Pemimpin Redaksi salah satu TV nasional, merupakan sosok yang mengilhami Didik bercita-cita menjadi pewarta.
   Kepiawaian Karni mengkolaborasikan ilmu jurnalistik dan ilmu hukum, sangat mempengaruhi langkah Didik menentukan jurusan akademisi yang ia tempuh. Alhasil, lulus SMAN 2 Bojonegoro, 1989 ia pun mendaftar kuliah dan hanya memilih satu jurusan, yaitu Fakultas Hukum di Universitas Brawijaya Malang. Hanya jurusan tersebut yang ia pilih, tanpa menyiapkan opsi jurusan lain.

Nasib baik, ia pun diterima dan menjadi mahasiswa di Universitas Negeri ternama di Jawa Timur tersebut. Mengapa kok tidak memilih jurusan komunikasi?. Ia berpikir, ilmu hukum ia dapat perdalami secara formal di fakultas, sementara ilmu jurnalis akan ia ‘timbah’ secara informal dengan aktif pada media kampus. Makanya sambil kuliah ia aktif di majalah mahasiswa Fakultas Hukum Unibra Malang bernama Manifest.

Awalnya, di media kampus itu, ia sebagai reporter. Selanjutnya naik jadi anggota Dewan Redaksi, kemudian Pemimpin Redaksi hingga terakhir menjelang lulus ia menjabat puncak jabatan sebagai Pemimpin Umum..(tpan).

Warga Ruko Rungkut Makmur Kecewa, Laporkan Pengembang ke Dewan

lingkar jatimnews - Merasa dikhianati PT Rungkut Makmur selaku pengembang lantaran fasilitas umum (fasum) yang semestinya diserahkan ke warga, kembali digunakan pengembang untuk keperluan bisnis, puluhan pemilik ruko Rungkut Makmur di Jl Raya Kalirungkut, Surabaya mendatangi gedung DPRD. Sayangnya dalam rapat hearing dengan tujuan mediasi yang digelar unsur pimpinan dewan, warga pemilik ruko Rungkut Makmur justru mengaku dikecewakan.
    Ketua Paguyuban Ruko Rungkut Makmur, Satrio Wicaksono mengatakan, warga yang juga pemilik ruko di Kompleks Ruko Rungkut Makmur telah melakukan jual beli dengan pengembang PT Rungkut Makmur. Proses jual beli, ujar dia, tentunya disertai dengan sejumlah fasilitas yang ditawarkan.

''Dalam brosur, janji, dan site plan yang ditunjukkan kepada para warga dinyatakan pemilik ruko di Kompleks Ruko Rungkut Makmur akan mendapatkan fasum berupa lahan parkir, jalan, dan taman yang luas, sehingga warga tertarik untuk membeli  ruko tersebut,'' ujarnya usai bertemu dengan Pimpinan DPRD Surabaya, kemarin (22/9).

Namun, ujar dia, setelah ruko ditempati tiba-tiba pihak pengembang berencana membangun ruko di atas fasum tersebut. Kondisi ini, kata Satrio, menimbulkan ketidaknyamanan dan kerugian yang diderita para penghuni.(tpan)

Rabu, 23 September 2015

Risma : "Tidak ada Kawasan Pinggiran di Surabaya

lingkar jatimnews - Entah ada kaitannya dengan misi paslon Rasiyo-Lucy yang saat ini sedang melakukan sosialisasi atau tidak, yang jelas Tri Rismaharini menegaskan bahwa di Surabaya tidak akan ada lagi sebutan kawasan pinggiran, karena pembangunan dilakukan diseluruh kawasan utamanya yang berkaitan dengan infrastruktur.
      :Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yakin dengan berjalannya pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) mampu menghilangkan sebutan masyarakat yang bermukim di Surabaya Barat sebagai kawasan pinggiran.

"Dengan JLLB maka tidak ada lagi kawasan pinggiran. Dengan jalur ring yang terhubung maka tidak ada kawasan pinggiran," kata Risma dalam sambutan peresmian pembangunan JLLB tahap I, Selasa (22/9/2015).

Selain itu, yang terpenting kata dia JLLB terkoneksi dengan dua ruas tol, Tol Surabaya-Mojokerto dan Tol Surabaya-Gresik. "Dengan terhubung seperti ini, orang yang awalnya ingin ke Gresik harus lewat tengah kota maka sekarang bisa langsung lewat JLLB sehingga beban jalan tengah kota terkurangi," imbuhnya.

Ia menyebut pembangunan JLLB yang diakui terlambat pelaksanaannya akan selesai dalam kurun waktu sekitar 2 tahun. Optimisme rampungnya proyek yang mempunyai panjang 19,8 km dengan lebar 55 meter ini disebabkan 80 persen dari lahan yang digunakan merupakan milik pengembang perumahan.(tpan)
q

Selasa, 22 September 2015

Rasiyo Yakin Berkas Lucy Lengkap



lingkar jatimnews - Meskipun seluruh tim pemenangan paslon Rasiyo-Lucy terus meyakinkan public jika berkas kedua calon yang dijagokan telah komplit, namun terkait LKHPN masih belum termuat di website KPK. Menanggapi hal ini, Rasiyo menyatakan bahwa berkas persyaratan pasangannya yakni Lucy Kurniasari telah lengkap seluruhnya.
lingkar jatimnews..Bakal calon Wali Kota Surabaya, Rasiyo tegaskan berkas pendampingnya di Pilkada Surabaya, Lucy Kurniasari lengkap dan optimis memenuhi syarat dan bertarung dengan pasangan Risma-Whisnu 9 Desember 2015.

"Semua berkas Ning Lucy sudah lengkap termasuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK," kata Rasiyo melalui sambungan telepon seluler, Rabu (16/9/2015).

Pantauan media lingkarjatimnews..di website KPK sekitar pukul 13.04 Wib di halaman informasi penerimaan LHKPN bakal calon kepala daerah, nama Lucy Kurniasari bakal calon Wakil Wali Kota Surabaya yang berpasangan dengan Rasiyo tidak tercatat.

Yang terdaftar sudah menyerahkan Tri Rismaharini, Whisnu Sakti Buana, Dhimam Abror yang dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPU serta Rasiyo.
oo
"Sudah lengkap, mungkin website KPK yang tidak update. Semua sudah lengkap kok," tutup Rasiyo.
(tpan).

Tersangka Pengeroyok DJ Aditya Minta Batalkan Dakwaan

lingkar jatimnews -Bayu Gunawan dan M Rizki Nurifandi, dua terdakwa perkara pengeroyokan Disc Jokie (DJ) Aditya Arya, meminta majelis hakim agar membatalkan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU), Senin (21/9/2015).

Dalam eksepsi (keberatan atas dakwaan JPU), kedua terdakwa melalui kuasa hukumnya, Yuliana menilai bahwa sesuai pasal 143 ayat 2b KUHAP maka dakwaan JPU tidak memenuhi unsur karena tidak jelas alias kabur dan juga tidak cermat.

Hal tersebut terlihat dalam dakwaan JPU saat kejadian, korban mengalami kecelakaan tunggal dan mengalami luka-luka. " Tapi tidak disebutkan secara detail sejauh mana luka yang dialami korban akibat kecelakaan tersebut," ujar kuasa hukum terdakwa.

Selain itu menurut kuasa hukum terdakwa, JPU juga menyebut jika dalam perbuatan hukum yang dilakukan terdakwa, JPU menyebut adanya saksi namun tidak disebut secara jelas dan gamblang saksi mana yang disebut.

"Untuk itu, kami memohon agar majelis hakim membatalkan dakwaan dan mengembalikan berkas dakwaan pada JPU karena jelas dakwaan JPU kabur," ujarnya.

Perlu diketahui, peristiwa pengeroyokan terhadap korban DJ Aditya dilakukan pada pertengahan Juni 2015 silam di jalan Ngagel. Pada saat itu, terdakwa bersama teman-temannya sedang menggelar balapan liar, saat itu juga mobil korban menyenggol salah satu terdakwa, lalu korban dikeroyok oleh terdakwa dan teman-temannya. (tpan)

Pilkada Surabaya Layak Masuk Guinness of Wold Record

surabaya..(lingkar jtimnews) - jika sebelumnya Tri Rismaharini Walikota Surabaya mengatakan jika proses pendaftaran Bacakada Surabaya aneh, kini calon petahana ini kembali membuat pernyataan lagi bahwa Pilkada Surabaya layak mendapatkan penghargaan tingkat dunia dari Guinness of Record, karena sempat ada kejadian salah satu paslon yang “menghilang”.

 Dalam acara bincang santai dengan sejumlah wartawan yang bertempat diteras rumah dinas Walikota, usai acara silaturahmi dengan mahasiswa pendamping CSR (campus social responsibility), Tri Rismaharini lebih banyak merespon berbagai pertanyaan bahkan ungkapan guyonan yang disampikan oleh sejumlah pemburu berita.

Ditanya tanggapannya soal Pilkada Surabaya, Risma tidak menyahut, namun dia sempat melemparkan kalimat yang bernada canda, bahwa Pilkada Surabaya layak mendapatkan penghargaan Guinness of Record tingkat dunia (GUINNESS WORLD RECORDS). Karena terjadi keanehan.

“mestinya bisa masuk Guinness of Record tingkat dunia, lha piye, lah wong ono calone seng ilang (lha gimana, lah wong ada calonnya yang menghilang-red),” ucapnya sembari tertawa lepas, seraya mengatakan bahwa ungkapan ini guyonan belaka. “ojo mbok tulis loh rek, iki mek guyonan (jangan ditulis loh ya, ini hanya candaan saja,” sambunganya.(tpan)

Jelang Penetapan Rasiyo-Lucy, Demokrat Ragukan Integritas KPU Surabaya



lingkar jatimnews - Tak terima jika kegiatan turun warganya dikatakan sebagai kegiatan curi start kampanye, Rasiyo spontan balik menuding bahwa pasangan petahana (Risma-Whisnu) justru lebih dulu bahkan lebih parah dari dirinya, karena dalam setiap kegiatannya selalu melibatkan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah).

 Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Dr Rasiyo-Lucy Kurniasari semakin gencar melakukan pendekatan ke warga Kota Surabaya. Sesuai tagline, Mantan Sekretraris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim dan Mantan Anggota DPR RI Dari Fraksi Partai Demokrat berkomitmen membangun Kota Surabaya mulai dari pinggiran Kota.

Pria yang telah malang melintang sebagai Kepala Dinas Pendidikan Jatim ini mempunyai cita-cita agar pembangunan di Kota Surabaya bisa dirasakan oleh warga pinggiran. dirinya menilai, pembangunan yang ada di Kota Pahlawan hanya terpusat di tengah Kota.

Oleh sebab itu, Bacawali yang diusung dari Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) merasa tergerak untuk membantu mensejahterahkan warganya jika terpilih nanti. Ditambah lagi, masa kampanye dinilai sudah sangat singkat. Oleh sebab itu, Dr Rasiyo kembali menyerap aspirasi sopir angkutan kota (angkot) di Terminal Joyoboyo, (tpan)

Senin, 21 September 2015

Pemohon SIM Meningkat

Lingkar Jatim News - Pemohon SIM di SIM Corner Pakuwon Trade Center (PTC) memang sangat minim. Jumlah pemohon baru melonjak pada akhir pekan.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Made Agus Prasetya menilai sepinya pemohon SIM di PTC sangat wajar. Masyarakat di sekitar PTC sangat sibuk. Inilah yang menyebabkan pemohon SIM sangat rendah. Setiap harinya SIM Corner hanya melayani antara 10-15 pemohon.
“Kami sudah rutin sosialisasi. Baik melalui radio maupun mobile,” kata Made Agus kepada lingkar jatim news, Kamis (21/5/2015).
Sosialisasi mobile dilakukan menggunakan mobil keliling. Mobil ini keliling ke perkampungan untuk sosialisasi keberadaan SIM Corner. Meskipun petugas sudah sering sosialisasi, tapi jumlah pemohon tetap tidak melonjak.
Menurut Made Agus, lonjakan tajam baru terjadi pada akhir pekan. Jumlah pemohon SIM bisa mencapai 100 orang per hari pada akhir pekan. Sebab, masyarakat sekitar banyak yang libur dan memanfaatkan waktunya untuk mengurus SIM.
Meskipun setiap harinya sepi pemohon, Satlantas belum berencana memindahkan SIM Corner ke lokasi strategis. Menurutnya, pemindahan lokasi tidak akan meningkatkan jumlah pemohon, karena masyarakatnya tetap beraktivitas pada hari biasa.
Sampai sekarang Satlantas baru membuka dua unit SIM Corner. Selain di PTC, Satlantas juga membuka pelayanan SIM Corner di Tunjungan Plaza. Perwira yang akan promosi menjadi Kapolres Trenggalek ini menyebutkan Satlantas belum berencana menambah jumlah SIM Corner.
“Sementara ini, dua SIM Corner itu yang akan kami maksimalkan dulu,” tambahnya.

Jumat, 18 September 2015

Double Track Kereta Lingkar Jatim Ditargetkan Rampung Tahun 2018

 
Lingkar Jatim News - Soekarwo Gubernur Jawa Timur mentargetkan double track kereta api jalur lingkar Jawa Timur bisa rampung sebelum tahun 2018 mendatang.

"Double track yang kita targetkan segera selesai adalah lingkar Surabaya-Ngawi, lantas lingkar timur Surabaya-Jember serta lingkar Surabaya-Malang-Kertosono," kata Soekarwo, Senin (25/5/2015).

Jalur kereta ini, nantinya akan disambungkan dengan double track trans Jawa yang saat ini sudah menyambung sejak bulan November 2014 yang lalu.

Dengan adanya double track lingkar Jawa Timur, Soekarwo yakin over kapasitas transportasi darat di Jawa Timur bisa segera terurai.

"Untuk mengurangi over di darat, saat ini pembangunan Tol dari Surabaya hingga Ngawi dan Solo juga terus dikebut," ujarnya.

Sedangkan untuk jalur udara, Bandara Juanda saat ini juga akan diperlebar. Lahan seluas 4.000 hektar juga telah disiapkan.

"Untuk jalur udara ini, targetnya pada tahun 2018 mendatang double runway dan gedung terminal tiga Juanda juga telah selesai," kata dia.

Sedangkan untuk jalur laut, pemerintah juga mendorong PT Pelindo III segera memperluas pelabuhan yang ada. Terminal Teluk Lamong yang saat ini hanya berkapasitas 1,5 juta TEUs, diharapkan juga segera dikembangkan hingga berkapasitas minimal 5 juta TEUs petikemas. (fik/dwi)
Tidak ada komentar:

Risma-Wisnu Siapkan 1000 Beasiswa Untuk Kuliah Gratis

Pendidikan gratis dan berkualitas bagi warga Surabaya menjadi fokus perhatian pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana. Bahkan, sampai jelang akhir jabatan keduanya sebagai wali kota-wakil wali kota, Pemerintah Kota Surabaya menganggarkan sekitar 1.000 beasiswa bagi warganya untuk kuliah ke perguruan tinggi.

SURABAYA (lingkarjatimnews) - Program beasiswa perguruan tinggi tersebut melengkapi kebijakan pendidikan gratis untuk siswa SD hingga SMA/SMK yang sudah berjalan selama ini. "Tahun ini kita anggarkan 1.000 siswa agar bisa kuliah gratis," kata Whisnu, usai bertemu dengan warga Muhammadiyah yang menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, di Kantor Dakwah Muhammadiyah, Jl. Sutorejo 73- 77,

Kebijakan itu dibuat, jelas Whisnu, agar lulusan SMA/SMK, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Kuliah gratis ini, ujarnya, dengan kekuatan APBD Kota Surabaya, dimungkinkan juga sampai level magister (S-2).

"Program tersebut berorientasi guna pemberdayaan SDM," jelas pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu..imbuhya..(tpan.)

FPI Jatim Desak Polda Jatim Serius Tangani Sandal Berlafads Allah


lingkarjatimnews- Didampingi Andri Ernawan, SH selaku kuasa hukum dan para pengurus FPI lainnya, Habib Haidar Al Hamid datangi Mapolda Jawa Timur. Kedatangan para pengurus FPI ini, selain untuk membuat laporan secara khusus, juga ingin mengetahui perkembangan laporan yang sudah dibuat FPI bersama dengan Gabungan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur, Selasa (13/10).

Habib Haidar Al Hamid mengatakan, dalam laporan polisinya bernomor : LPB/1517/X/UM/JTM dengan nama pelapor Moch Yunus selaku Sekjen GUIB Jawa Timur tersebut dijelaskan, yang menjadi terlapor adalah PT. Pradipta Perkasa Makmur yang berlokasi di Jalan Wringinanom KM.33 Gresik.

“Meski kami bersama organisasi umat Islam lain pernah melaporkan kasus dugaan penistaan agama melalui lafads Allah yang tercetak di alas sandal yang dibuat PT. Pradipta Perkasa Makmur, kedatangan FPI kali ini khusus untuk menanyakan perkembangan dari perkara itu, “ ujar Habib Haidar.

Jika diperbolehkan, lanjut Habib Haidar, kami FPI Jawa Timur ingin membuat kembali laporan atas dugaan penistaan agama pada sandal perempuan buatan PT. Pradipta Perkasa..imbuhnya dengan nada kesal..(tpan)

Polri Minta Publik Aktif Laporkan Perusahaan Tambang Nakal

lingkar jatimnews-Hariyono Mengaku Memberi Uang kepada Salim Kancil Rp 1 Juta

Hariyono Mengaku Setor Langsung Uang ke Kapolsek Pasirian di Kantor Polisi

Penambangan Pasir Ilegal Lumajang, Haryono Sebut Oknum Polisi dan Pejabat

lingkar jatimnews.surabaya– Kepala Desa (Kades) Selok Awar Awar, Lumajang, Hariyono, dihadirkan sebagai ”saksi mahkota” dalam kasus penerimaan uang suap yang menjerat tiga anggota Polsek Pasirian,

Hariyono pun ”bernyanyi” dengan  menyebut  para  penerima  uang  dari  pertambangan pasir yang dikelolanya di Desa Selok Awar-Awar, mulai para polisi, oknum Perhutani, hingga pejabat desa dan anggota DPRD.

Dalam kesaksian yang disampaikan di sidang disiplin dan kode etik anggota Polri tersebut, Hariyono mengaku telah memberikan uang kepada tiga oknum Polsek Pasirian dalam pertambangan pasir ilegal di Pantai Watu Kecak, Desa Selok Awar Awar, Pasirian, Lumajang, Jawa Timur.

Ketiganya adalah Kapolsek Pasirian AKP Sudarminto, Kanitreskrim Polsek Pasirian Ipda Samsul dan aipda sigit pramono.sebagai Babinkamtibmas.(.tpan)

oktober

Minggu, 04 Oktober 2015

Oknum TNI dan Polri yang Diperiksa terkait Pembantaian Salim Kancil

SURABAYA - lingkarjatimnews-Polda Jawa Timur hingga kini masih mendalami keterangan tersangka kasus penganiayaan dan pembunuhan dua aktivis antitambang pasir di Lumajang, Salim Kancil dan Tosan, yang sudah ditahan di Mapolda.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Eddy Hariyanto menuturkan bahwa jumlah tersangka belum bertambah. Polisi masih mendalami keterangan tersangka yang sudah ditahan untuk mengetahui pelaku lain. Termasuk menyelidiki keterlibatan polisi dalam kasus tersebut.

Diduga, ada keterlibatan polisi dari Polsek Pasirian maupun Polres Lumajang dalam kasus yang menewaskan aktivis antitambang, Salim Kancil, serta membuat rekannya, Tosan, kritis dan harus menjalani perawatan di RSUD dr Saiful Anwar, Malang.

Pemeriksaan yang dilakukan Irwasda Polda Jatim itu dilakukan kepada bintara pembina desa (babinsa) Selok Awar Awar, Kapolsek Pasirian, Kapolres Lumajang AKBP Fadly Mundzir Ismail, dan Kasatreskrim Polres AKP Heri Sugianto.

Mereka diperiksa dengan dugaan pembiaran laporan dari para aktivis tentang perusakan lingkungan yang disebabkan penambangan pasir besi ilegal di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar Awar, Pasirian, Lumajang.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan inspektorat tentang oknum kepolisian Lumajang yang terlibat,(tpan.)

Oknum TNI dan Polri yang Diperiksa terkait Pembantaian Salim Kancil


SURABAYA - lingkarjatimnews-Polda Jawa Timur hingga kini masih mendalami keterangan tersangka kasus penganiayaan dan pembunuhan dua aktivis antitambang pasir di Lumajang, Salim Kancil dan Tosan, yang sudah ditahan di Mapolda.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Eddy Hariyanto menuturkan bahwa jumlah tersangka belum bertambah. Polisi masih mendalami keterangan tersangka yang sudah ditahan untuk mengetahui pelaku lain. Termasuk menyelidiki keterlibatan polisi dalam kasus tersebut.

Diduga, ada keterlibatan polisi dari Polsek Pasirian maupun Polres Lumajang dalam kasus yang menewaskan aktivis antitambang, Salim Kancil, serta membuat rekannya, Tosan, kritis dan harus menjalani perawatan di RSUD dr Saiful Anwar, Malang.

Pemeriksaan yang dilakukan Irwasda Polda Jatim itu dilakukan kepada bintara pembina desa (babinsa) Selok Awar Awar, Kapolsek Pasirian, Kapolres Lumajang AKBP Fadly Mundzir Ismail, dan Kasatreskrim Polres AKP Heri Sugianto.

Mereka diperiksa dengan dugaan pembiaran laporan dari para aktivis tentang perusakan lingkungan yang disebabkan penambangan pasir besi ilegal di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar Awar, Pasirian, Lumajang.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan inspektorat tentang oknum kepolisian Lumajang yang terlibat,(tpan.)

Ketat! Polda Jatim Cekal Keluarga Tersangka Pembunuh Salim Kancil

SURABAYA -lingkar jatimnews-Kepolisian Daerah Jawa Timur memberlakukan pengawasan ketat terhadap jalannya pemeriksaan kasus penganiayaan dan pembunuhan dua aktivis antitambang pasir di Lumajang, Salim Kancil dan Tosan.

Demi kepentingan penyidikan Polda Jatim melarang keluarga para tersangka membesuk atau menjenguk mereka yang kini ditahan di Mapolda Jatim.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Eddy Hariyanto mengatakan bahwa saat ini masih tahap pemeriksaan sehingga Polda Jatim melarang semua tersangka dijenguk oleh keluarga maupun kerabatnya. "Takutnya, adanya kunjungan itu membuat keterangan tersangka akan berubah dan ada intervensi,” katanya,

  Eddy belum bisa memperkirakan kapan keluarga maupun kerabat diizinkan menjenguk. ”Belum tahu waktunya kapan. Sampai pemeriksaan selesai, mereka (para tersangka, Red) baru boleh dijenguk. Yang pasti, semua tersangka dipindahkan ke Mapolda Jatim agar tidak ada intervensi dan memudahkan penyelidikan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, 21 tersangka diboyong dari tahanan Polres Lumajang untuk dipindahkan ke sel Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim. Di antara para tersangka itu, ada Kades Selok Awar Awar, Lumajang, Hariyono. (topan..)

Polda Jatim, Tahan 18 Tersangka Kasus Tambang Pasir Lumajang


Surabaya(lingkar jatimnews) – Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiadji, memindahkan 18 tersangka penganiayaan dan pembunuhan aktivis petani penolak tambang pasir di Kabupaten Lumajang, Salim Kancil, dari Mapolres Lumajang ke tahanan Mapolda Jatim. Rabu (30/9/2015).

“Ada sejumlah alasan sehingga para tersangka harus dipindahkan. Selain untuk memudahkan penyidikan, juga untuk menjaga suasana kondusif di Lumajang,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Argo Yuwono.

Namun, meski ke 18 tersangka dipindah, lanjut Argo, proses penyidikan masih ditangani Polres Lumajang. Pol
da Jatim dalam hal ini hanya membantu memperlancar proses penyidikan.

Seperti diketahui, Salim dibunuh puluhan orang, Sabtu (26/9/2015), sesaat sebelum unjuk rasa penolakan tambang pasir di Desa Selo Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Dalam peristiwa itu, puluhan warga pro-penambangan pasir mengeroyok dua orang aktivis, yaitu Salim dan Tosan. Salim tewas dengan luka bacok dan luka di bagian lain tubuh dalam kondisi tangan terikat. Sedangkan Tosan mengalami luka serius, dan dirawat di RS Saiful Anwar, Malang.

Polres Lumajang dan Polda Jatim terus menyelidiki kasus tersebut. Sebanyak 40 orang sudah dimintai keterangan, dan 18 orang di antaranya sudah menjadi tersangka..(tpan.)

Sabtu, 14 November 2015

september

Faktor Kecelakaan 2 KRL yang Tubrukan di Juanda Murni Human Error

 PT KAI: Faktor Kecelakaan 2 KRL yang Tubrukan di Juanda Murni Human Error
Lingkar Jatim News - Hasil penyelidikan internal PT KAI menyebutkan KRL yang menubruk KRL lainnya adalah asisten masinis. Penyebab kecelakaan 2 KRL yang bertubrukan di Stasiun Juanda murni kesalahan asisten masinis tersebut.

"Di sini jelas dari hasil penyelidikan yang kami lakukan, kesalahan ada pada kru. Karena sistem persinyalan normal. Yang terjadi yakni pelanggaran aspek merah atau melanggar sinyal. Murni human error. Tidak karena peralatan apapun," kata Direktur Keselamatan PT KAI Chandra Purnama dalam jumpa pers di kantor PT KAI, Jl Ir Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2015).

Direktur PT KAI Edhi Sukworo menyatakan bahwa yang mengemudikan kereta yang menubruk itu adalah asisten masinis. Atas kelalaiannya, sanksi tegas akan dilakukan namun menunggu hasil penyelidikan internal dari PT KAI.

"Sanksinya mulai dari administrasi hingga pemecatan. Namun kami masih menunggu sekarang," sambungnya.

Kondisi asisten masinis tersebut dalam keadaan sadar dan tidak mengantuk. Karena itu, kecelakaan ini disebut murni kelalaian pembacaan sinyal.

"Kondisinya sehat, tidak mengantuk. Waktu kerjanya juga belum melampaui 8 jam," pungkasnya.
(mnb/faj)
Tragedi Mina 2015, Terburuk dalam 25 Tahun Terakhir

Siapa Sebenarnya Sosok Kajari Surabaya?

Surabaya.(lingkar jatimnews) - Menjadi seorang jaksa bukan cita-citanya. Bahkan, ia mengakui tak pernah terlintas dalam benaknya, ia bakal menjadi seorang jaksa. Profesi wartawan adalah obsesinya sejak kecil. Karni Ilyas, Pemimpin Redaksi salah satu TV nasional, merupakan sosok yang mengilhami Didik bercita-cita menjadi pewarta.
   Kepiawaian Karni mengkolaborasikan ilmu jurnalistik dan ilmu hukum, sangat mempengaruhi langkah Didik menentukan jurusan akademisi yang ia tempuh. Alhasil, lulus SMAN 2 Bojonegoro, 1989 ia pun mendaftar kuliah dan hanya memilih satu jurusan, yaitu Fakultas Hukum di Universitas Brawijaya Malang. Hanya jurusan tersebut yang ia pilih, tanpa menyiapkan opsi jurusan lain.

Nasib baik, ia pun diterima dan menjadi mahasiswa di Universitas Negeri ternama di Jawa Timur tersebut. Mengapa kok tidak memilih jurusan komunikasi?. Ia berpikir, ilmu hukum ia dapat perdalami secara formal di fakultas, sementara ilmu jurnalis akan ia ‘timbah’ secara informal dengan aktif pada media kampus. Makanya sambil kuliah ia aktif di majalah mahasiswa Fakultas Hukum Unibra Malang bernama Manifest.

Awalnya, di media kampus itu, ia sebagai reporter. Selanjutnya naik jadi anggota Dewan Redaksi, kemudian Pemimpin Redaksi hingga terakhir menjelang lulus ia menjabat puncak jabatan sebagai Pemimpin Umum..(tpan).

Warga Ruko Rungkut Makmur Kecewa, Laporkan Pengembang ke Dewan

lingkar jatimnews - Merasa dikhianati PT Rungkut Makmur selaku pengembang lantaran fasilitas umum (fasum) yang semestinya diserahkan ke warga, kembali digunakan pengembang untuk keperluan bisnis, puluhan pemilik ruko Rungkut Makmur di Jl Raya Kalirungkut, Surabaya mendatangi gedung DPRD. Sayangnya dalam rapat hearing dengan tujuan mediasi yang digelar unsur pimpinan dewan, warga pemilik ruko Rungkut Makmur justru mengaku dikecewakan.
    Ketua Paguyuban Ruko Rungkut Makmur, Satrio Wicaksono mengatakan, warga yang juga pemilik ruko di Kompleks Ruko Rungkut Makmur telah melakukan jual beli dengan pengembang PT Rungkut Makmur. Proses jual beli, ujar dia, tentunya disertai dengan sejumlah fasilitas yang ditawarkan.

''Dalam brosur, janji, dan site plan yang ditunjukkan kepada para warga dinyatakan pemilik ruko di Kompleks Ruko Rungkut Makmur akan mendapatkan fasum berupa lahan parkir, jalan, dan taman yang luas, sehingga warga tertarik untuk membeli  ruko tersebut,'' ujarnya usai bertemu dengan Pimpinan DPRD Surabaya, kemarin (22/9).

Namun, ujar dia, setelah ruko ditempati tiba-tiba pihak pengembang berencana membangun ruko di atas fasum tersebut. Kondisi ini, kata Satrio, menimbulkan ketidaknyamanan dan kerugian yang diderita para penghuni.(tpan)

Rabu, 23 September 2015

Risma : "Tidak ada Kawasan Pinggiran di Surabaya

lingkar jatimnews - Entah ada kaitannya dengan misi paslon Rasiyo-Lucy yang saat ini sedang melakukan sosialisasi atau tidak, yang jelas Tri Rismaharini menegaskan bahwa di Surabaya tidak akan ada lagi sebutan kawasan pinggiran, karena pembangunan dilakukan diseluruh kawasan utamanya yang berkaitan dengan infrastruktur.
      :Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yakin dengan berjalannya pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) mampu menghilangkan sebutan masyarakat yang bermukim di Surabaya Barat sebagai kawasan pinggiran.

"Dengan JLLB maka tidak ada lagi kawasan pinggiran. Dengan jalur ring yang terhubung maka tidak ada kawasan pinggiran," kata Risma dalam sambutan peresmian pembangunan JLLB tahap I, Selasa (22/9/2015).

Selain itu, yang terpenting kata dia JLLB terkoneksi dengan dua ruas tol, Tol Surabaya-Mojokerto dan Tol Surabaya-Gresik. "Dengan terhubung seperti ini, orang yang awalnya ingin ke Gresik harus lewat tengah kota maka sekarang bisa langsung lewat JLLB sehingga beban jalan tengah kota terkurangi," imbuhnya.

Ia menyebut pembangunan JLLB yang diakui terlambat pelaksanaannya akan selesai dalam kurun waktu sekitar 2 tahun. Optimisme rampungnya proyek yang mempunyai panjang 19,8 km dengan lebar 55 meter ini disebabkan 80 persen dari lahan yang digunakan merupakan milik pengembang perumahan.(tpan)
q

Selasa, 22 September 2015

Rasiyo Yakin Berkas Lucy Lengkap



lingkar jatimnews - Meskipun seluruh tim pemenangan paslon Rasiyo-Lucy terus meyakinkan public jika berkas kedua calon yang dijagokan telah komplit, namun terkait LKHPN masih belum termuat di website KPK. Menanggapi hal ini, Rasiyo menyatakan bahwa berkas persyaratan pasangannya yakni Lucy Kurniasari telah lengkap seluruhnya.
lingkar jatimnews..Bakal calon Wali Kota Surabaya, Rasiyo tegaskan berkas pendampingnya di Pilkada Surabaya, Lucy Kurniasari lengkap dan optimis memenuhi syarat dan bertarung dengan pasangan Risma-Whisnu 9 Desember 2015.

"Semua berkas Ning Lucy sudah lengkap termasuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK," kata Rasiyo melalui sambungan telepon seluler, Rabu (16/9/2015).

Pantauan media lingkarjatimnews..di website KPK sekitar pukul 13.04 Wib di halaman informasi penerimaan LHKPN bakal calon kepala daerah, nama Lucy Kurniasari bakal calon Wakil Wali Kota Surabaya yang berpasangan dengan Rasiyo tidak tercatat.

Yang terdaftar sudah menyerahkan Tri Rismaharini, Whisnu Sakti Buana, Dhimam Abror yang dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPU serta Rasiyo.
oo
"Sudah lengkap, mungkin website KPK yang tidak update. Semua sudah lengkap kok," tutup Rasiyo.
(tpan).

Tersangka Pengeroyok DJ Aditya Minta Batalkan Dakwaan

lingkar jatimnews -Bayu Gunawan dan M Rizki Nurifandi, dua terdakwa perkara pengeroyokan Disc Jokie (DJ) Aditya Arya, meminta majelis hakim agar membatalkan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU), Senin (21/9/2015).

Dalam eksepsi (keberatan atas dakwaan JPU), kedua terdakwa melalui kuasa hukumnya, Yuliana menilai bahwa sesuai pasal 143 ayat 2b KUHAP maka dakwaan JPU tidak memenuhi unsur karena tidak jelas alias kabur dan juga tidak cermat.

Hal tersebut terlihat dalam dakwaan JPU saat kejadian, korban mengalami kecelakaan tunggal dan mengalami luka-luka. " Tapi tidak disebutkan secara detail sejauh mana luka yang dialami korban akibat kecelakaan tersebut," ujar kuasa hukum terdakwa.

Selain itu menurut kuasa hukum terdakwa, JPU juga menyebut jika dalam perbuatan hukum yang dilakukan terdakwa, JPU menyebut adanya saksi namun tidak disebut secara jelas dan gamblang saksi mana yang disebut.

"Untuk itu, kami memohon agar majelis hakim membatalkan dakwaan dan mengembalikan berkas dakwaan pada JPU karena jelas dakwaan JPU kabur," ujarnya.

Perlu diketahui, peristiwa pengeroyokan terhadap korban DJ Aditya dilakukan pada pertengahan Juni 2015 silam di jalan Ngagel. Pada saat itu, terdakwa bersama teman-temannya sedang menggelar balapan liar, saat itu juga mobil korban menyenggol salah satu terdakwa, lalu korban dikeroyok oleh terdakwa dan teman-temannya. (tpan)

Pilkada Surabaya Layak Masuk Guinness of Wold Record

surabaya..(lingkar jtimnews) - jika sebelumnya Tri Rismaharini Walikota Surabaya mengatakan jika proses pendaftaran Bacakada Surabaya aneh, kini calon petahana ini kembali membuat pernyataan lagi bahwa Pilkada Surabaya layak mendapatkan penghargaan tingkat dunia dari Guinness of Record, karena sempat ada kejadian salah satu paslon yang “menghilang”.

 Dalam acara bincang santai dengan sejumlah wartawan yang bertempat diteras rumah dinas Walikota, usai acara silaturahmi dengan mahasiswa pendamping CSR (campus social responsibility), Tri Rismaharini lebih banyak merespon berbagai pertanyaan bahkan ungkapan guyonan yang disampikan oleh sejumlah pemburu berita.

Ditanya tanggapannya soal Pilkada Surabaya, Risma tidak menyahut, namun dia sempat melemparkan kalimat yang bernada canda, bahwa Pilkada Surabaya layak mendapatkan penghargaan Guinness of Record tingkat dunia (GUINNESS WORLD RECORDS). Karena terjadi keanehan.

“mestinya bisa masuk Guinness of Record tingkat dunia, lha piye, lah wong ono calone seng ilang (lha gimana, lah wong ada calonnya yang menghilang-red),” ucapnya sembari tertawa lepas, seraya mengatakan bahwa ungkapan ini guyonan belaka. “ojo mbok tulis loh rek, iki mek guyonan (jangan ditulis loh ya, ini hanya candaan saja,” sambunganya.(tpan)

Jelang Penetapan Rasiyo-Lucy, Demokrat Ragukan Integritas KPU Surabaya



lingkar jatimnews - Tak terima jika kegiatan turun warganya dikatakan sebagai kegiatan curi start kampanye, Rasiyo spontan balik menuding bahwa pasangan petahana (Risma-Whisnu) justru lebih dulu bahkan lebih parah dari dirinya, karena dalam setiap kegiatannya selalu melibatkan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah).

 Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Dr Rasiyo-Lucy Kurniasari semakin gencar melakukan pendekatan ke warga Kota Surabaya. Sesuai tagline, Mantan Sekretraris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim dan Mantan Anggota DPR RI Dari Fraksi Partai Demokrat berkomitmen membangun Kota Surabaya mulai dari pinggiran Kota.

Pria yang telah malang melintang sebagai Kepala Dinas Pendidikan Jatim ini mempunyai cita-cita agar pembangunan di Kota Surabaya bisa dirasakan oleh warga pinggiran. dirinya menilai, pembangunan yang ada di Kota Pahlawan hanya terpusat di tengah Kota.

Oleh sebab itu, Bacawali yang diusung dari Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) merasa tergerak untuk membantu mensejahterahkan warganya jika terpilih nanti. Ditambah lagi, masa kampanye dinilai sudah sangat singkat. Oleh sebab itu, Dr Rasiyo kembali menyerap aspirasi sopir angkutan kota (angkot) di Terminal Joyoboyo, (tpan)

Senin, 21 September 2015

Pemohon SIM Meningkat

Lingkar Jatim News - Pemohon SIM di SIM Corner Pakuwon Trade Center (PTC) memang sangat minim. Jumlah pemohon baru melonjak pada akhir pekan.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Made Agus Prasetya menilai sepinya pemohon SIM di PTC sangat wajar. Masyarakat di sekitar PTC sangat sibuk. Inilah yang menyebabkan pemohon SIM sangat rendah. Setiap harinya SIM Corner hanya melayani antara 10-15 pemohon.
“Kami sudah rutin sosialisasi. Baik melalui radio maupun mobile,” kata Made Agus kepada lingkar jatim news, Kamis (21/5/2015).
Sosialisasi mobile dilakukan menggunakan mobil keliling. Mobil ini keliling ke perkampungan untuk sosialisasi keberadaan SIM Corner. Meskipun petugas sudah sering sosialisasi, tapi jumlah pemohon tetap tidak melonjak.
Menurut Made Agus, lonjakan tajam baru terjadi pada akhir pekan. Jumlah pemohon SIM bisa mencapai 100 orang per hari pada akhir pekan. Sebab, masyarakat sekitar banyak yang libur dan memanfaatkan waktunya untuk mengurus SIM.
Meskipun setiap harinya sepi pemohon, Satlantas belum berencana memindahkan SIM Corner ke lokasi strategis. Menurutnya, pemindahan lokasi tidak akan meningkatkan jumlah pemohon, karena masyarakatnya tetap beraktivitas pada hari biasa.
Sampai sekarang Satlantas baru membuka dua unit SIM Corner. Selain di PTC, Satlantas juga membuka pelayanan SIM Corner di Tunjungan Plaza. Perwira yang akan promosi menjadi Kapolres Trenggalek ini menyebutkan Satlantas belum berencana menambah jumlah SIM Corner.
“Sementara ini, dua SIM Corner itu yang akan kami maksimalkan dulu,” tambahnya.

Jumat, 18 September 2015

Double Track Kereta Lingkar Jatim Ditargetkan Rampung Tahun 2018

 
Lingkar Jatim News - Soekarwo Gubernur Jawa Timur mentargetkan double track kereta api jalur lingkar Jawa Timur bisa rampung sebelum tahun 2018 mendatang.

"Double track yang kita targetkan segera selesai adalah lingkar Surabaya-Ngawi, lantas lingkar timur Surabaya-Jember serta lingkar Surabaya-Malang-Kertosono," kata Soekarwo, Senin (25/5/2015).

Jalur kereta ini, nantinya akan disambungkan dengan double track trans Jawa yang saat ini sudah menyambung sejak bulan November 2014 yang lalu.

Dengan adanya double track lingkar Jawa Timur, Soekarwo yakin over kapasitas transportasi darat di Jawa Timur bisa segera terurai.

"Untuk mengurangi over di darat, saat ini pembangunan Tol dari Surabaya hingga Ngawi dan Solo juga terus dikebut," ujarnya.

Sedangkan untuk jalur udara, Bandara Juanda saat ini juga akan diperlebar. Lahan seluas 4.000 hektar juga telah disiapkan.

"Untuk jalur udara ini, targetnya pada tahun 2018 mendatang double runway dan gedung terminal tiga Juanda juga telah selesai," kata dia.

Sedangkan untuk jalur laut, pemerintah juga mendorong PT Pelindo III segera memperluas pelabuhan yang ada. Terminal Teluk Lamong yang saat ini hanya berkapasitas 1,5 juta TEUs, diharapkan juga segera dikembangkan hingga berkapasitas minimal 5 juta TEUs petikemas. (fik/dwi)
Tidak ada komentar: